Sinergi Pusat dan Daerah, Indramayu Dukung Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis

0
IMG-20260404-WA0009

NARAFOKUS.COM, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam mendukung optimalisasi program pemenuhan gizi melalui penguatan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Laska Hotel Subang, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait dari wilayah Indramayu dan Subang. Rakor ini bertujuan memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan SPPG sebagai bagian dari implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat koordinasi dipimpin oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, Dadang Hendrayudha. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa program MBG merupakan salah satu prioritas nasional yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah pelaksana di lapangan yang belum memahami tugas dan fungsi secara optimal. Oleh karena itu, forum ini menjadi sarana untuk memperjelas peran, strategi pelaksanaan, serta penguatan koordinasi agar program berjalan efektif.

“Program ini ditujukan untuk masyarakat luas, sehingga membutuhkan dukungan penuh dan komunikasi yang baik agar dapat dipahami dan dilaksanakan secara optimal,” ujarnya.

Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai aspek penting, mulai dari regulasi seperti Perpres Nomor 115 Tahun 2025, standar teknis dan higienitas layanan SPPG, hingga mekanisme distribusi makanan bergizi. Evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan, termasuk unit yang belum memenuhi standar, turut menjadi perhatian bersama.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menyebut SPPG memiliki peran strategis dalam menjangkau kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan anak-anak.

“Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh sistem pengawasan yang terintegrasi, koordinasi lintas sektor, serta transparansi dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu, lanjutnya, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan SPPG melalui pengawasan yang lebih ketat, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta respons cepat terhadap berbagai temuan di lapangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai isu pemenuhan gizi merupakan faktor penting dalam mencetak generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

Menurutnya, keberadaan SPPG telah memberikan dampak positif, meskipun masih terdapat beberapa unit yang perlu pembenahan. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.

Melalui rakor ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret yang mampu meningkatkan efektivitas program SPPG, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas gizi masyarakat serta mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *