BP Lansia Pusat Resmi Berbadan Hukum, Waketum Robinson Napitupulu Ajak Dukung 10 Program Aksi Nasional

0
IMG-20251225-WA0160(4)

NARAFOKUS.COM, JAKARTA — Wakil Ketua Umum (Waketum) BP Lansia Pusat, Robinson Napitupulu, menyampaikan bahwa BP Lansia Pusat telah memiliki legal standing atau berbadan hukum yang sah berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tertanggal 20 Maret 2024. Dengan pengesahan tersebut, BP Lansia kini resmi diakui keberadaannya secara hukum sebagai organisasi nasional.

Menurut Robinson Napitupulu, BP Lansia merupakan wadah berhimpunnya para lanjut usia dalam rangka turut melaksanakan amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Selain itu, BP Lansia juga menjalankan peran sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia beserta seluruh aturan turunannya, baik dalam bentuk Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden, Keputusan Presiden, Peraturan Menteri, hingga berbagai regulasi daerah seperti Perda, Pergub, Perbup, serta keputusan kepala daerah lainnya.

Ia menegaskan bahwa BP Lansia berkomitmen mendorong terciptanya lansia Indonesia yang sehat, panjang umur, tetap berguna, dan bahagia. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, BP Lansia telah menyusun program jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang tertuang dalam 10 Program Aksi BP Lansia sebagai pedoman kerja organisasi di seluruh Indonesia.

“Keberadaan BP Lansia bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam memastikan kesejahteraan lansia terlaksana sesuai amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan,” ujar Robinson Napitupulu.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program BP Lansia demi terwujudnya kesejahteraan lanjut usia secara berkelanjutan.

Press release ini turut disampaikan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, serta para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi dan koordinasi nasional.

Robinson Napitupulu menutup pernyataannya dengan apresiasi atas dukungan dan kerja sama semua pihak selama ini, seraya berharap upaya bersama ini mendapat keberkahan dalam mewujudkan lansia Indonesia yang sejahtera.

Salam hormat. Tuhan memberkati. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *